Salah satu
wilayah di bumi mengalami hal yang sangat parah. Setiap penduduk di situ
diperintah untuk menyembah pemimpin di wilayah tersebut. Sebut saja wilayah
tersebut Lavian. Selain penguasa yang kejam,ada juga gerakan ekstrimis. Jika
penduduk tidak mau memberikan uang, mereka akan disiksa. Sebut saja nama
gerakan tersebut “Boomer”.
Selain penduduk
tertindas pemerintah, mereka tertindas pula oleh Boomer. Jika mereka membuat
gerakan untuk melawan salah satu dari pemerintah atau Boomer, sama saja meminta
diri mereka untuk disiksa, dan langsung dibunuh merupakan sebuah keberuntungan.
Akan tetapi, perlu diingat, pemerintah Lavian dan Boomer saling melawan.
Suatu hari
terlihat seseorang yang melayang di tempat
yang tinggi. Dia bersuara keras, “Aku mengajak kalian, rakyat Lavian
untuk melawan pemerintah yang kejam dan Boomer. Jika kalian sama sekali tidak
mau melawan, masuk saja ke neraka, walau hidup kalian disiksa. Akan kutunjukkan
kekuatanku.” Di menunjuk seseorang. Salah seorang di antara mereka mati.
“Dia seorang
dari Boomer dan banyak melakukan tindak pemerkosaan.” kata orang tersebut, “Aku
adalah Al Antam sang Al Hakim. Al Hakim
adalah tentara galaksi Bima Sakti. Aku ingin kalian melawan walau hanya dengan
tangan kosong.”
Rakyat Lavian
melawan Boomer dahulu. Pertempuran diantara rakyat Lavian dan Boomer
berlangsung sengit. Rakyat tidak membuat organisasi apapun. Mereka cukup
menyebut diri mereka rakyat Lavian. Mereka begitu percaya diri karena dipimpen
oleh orang yang sangat kuat. Al Antam banyak mengatur siasat perang. Dia
menyatakan dirinya bukanlah Tuhan dan jangan menyembah dirinya. Al Antam
mengangkat Aldy sebagai orang yang paling depan saat perang melawan Boomer.
Menurut Al Antam, Aldy dilindungi alam, susah dibunuh kecuali dirinya sendiri
sombong.
Karena
pemerintah zalim juga terus menyiksa
rakyat Lavian, Aldy meminta meminta melawan pemerintah zalim tersebut.
Peperangan rakyat Lavian dengan Boomer dan pemerintah zalim berlangsung lama.
Dengan bantuan Al Antam, rakyat menghasilkan banyak produk untuk dijual dan
menjualnya ke wilayah lain. Al Antam pun dikenal tegas dan bisa dibilang
menakutkan, jika keterlaluan mengandalkan Al Antam, orang tersebut akan dia
hajar.
Pertempuran
terakhir, Boomer bergabung dengan pemerintah, rakyat Lavian mempunyai
persenjataan yang kuat. Polisi dan tentara banyak bergabung dengan mereka.
Pertarungan berlangsung sengit, salah seorang dari rakyay Lavian yang merasa
dirinya banyak berdosa berkata, “Walau Tuhan menaruhku di neraka, aku akan mati
secara terhormat.” Orang itu pun mati. Al Antam mendekati mayatnya yang
ternyata harum. “Semoga kamu ke surga.” Pertempuran tersebut dimenangkan rakyat
Lavian. Pemimpin zalim diganti, anggota Boomer dipenjara dan Aldy diangkat
sebagai Al Hakim.
“Kalian hebat rakyat
Lavian. Ini kemenangan kalian. Sampai jumpa.”
kata Al Antam. Aldy pun dibawanya.
“Kemana engkau
akan membawaku.” kata Aldy.
“Planet lain.”
kata Al Antam. “Planet tempat tinggal anggota Al Hakim.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar